Postingan

keramik banjarnegara

Industri kereamik Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah bermula dari kerja keras KandarAtmomihardjo. Bermula dari kesempatan yang diperoleh Kandaar saat menjadi guru di Kebumen (1935) untuk belajar ilmu keramik di keramische labolatorium di Bandung. Stelah selama satu tahun Kandar belajar ilmu perkeramikan belio diserahi tugas memimpin perusahaan keramik Banjarnegara. Dalam pengembangan industri keramik yang dilakukanya mengalami pasangsurut terlebih setelah belio memimpin selama lima tahun belio ditugaskan di Magelang. Namaun tidak lama belio pulang ke Banjarnegra dan mendirikan sekolah teknik yang salah satu jurusannya ialah teknik membuat kermik. Padatahun 1957 Kandarkeluar dari sekolah teknik dn mendirikan perusahaan industri keramik yang diberi nama Maedallai Mendidik Anak Dalam Lapangan Industri). Tenaga kerjanya kebanyakan ialah anak-anak putus sekolah dan pengangguran. Kandar meninggal pada tahun 1977 namun usahanya tidaklah sia-sia karena sejak kemunculan perusahan keramik ri...

keramik itu sudah pecah

Pada setiap orang yang hadir dalam hidupku   Aku memberikan sebuah keramik pada setiap orang   Mungkin aku tidak memberikan keramik yang sama pada setiap orang   Namun, aku memberikan sebuah keramik yang utuh pada setiap orang Keramik yang saya bicarakan di atas tentu bukan keramik dalam makna yang sebenarnya. karena keramik yang saya maksud disini adalah kepercayaan yang saya berikan pada setiap orang yang hadir dalam hidup saya. Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya dapat mempercayai semua orang karena pada dasarnya saya tidak bisa memberikan rasa percaya pada semua orang dan dengan kadar yang sama (salah satu hal yang mungkin harus saya rubah). Namun, ketika saya percaya pada seseorang, maka saya akan berusaha untuk tidak menariknya kembali.   Saya mengandaikan rasa percaya yang saya berikan pada orang lain sebagai sebuah keramik, karena keramik itu mudah pecah dan ketika keramik itu sudah pecah, seberapa keraspun kita berusaha untuk menyusunnya kembali, bekasnya...

memasang keramik di ruangan yang sempit

Cara pemasangan keramik, terutama keramik dinding, berpengaruh pada tampilan ruang. Tak percaya? Horizontal atau vertikal punya efek berbeda. Tidak semua orang beruntung memiliki lahan yang cukup luas untuk kamar mandi, bagi mereka, mungkin termasuk Anda, yang memiliki kamar mandi berukuran mungil, jangan berkecil hati. Ada trik menarik untuk membuat si kamar mandi mungil jadi tampak lebih lega. Cuma dengan mengatur penempatan keramiknya. Pada dunia tata interior, perhatian terhadap penempatan secara horizontal atau vertikal punya efek yang berbeda. Nah, kaidah inilah yang akan kita adaptasi dalam pemasangan keramik. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memilih keramik yang berbentuk persegi panjang, bukan bujur sangkar. Pilih yang berukuran 33, 3 cm x 66,6 cm misalnya. Langkah berikutnya adalah tilik bagaimana keadaan kamar mandi Anda, apa yang menjadi kekurangannya. Apakah Anda menginginkan langit-langit kamar mandi tampak lebih tinggi, atau ruangan tampak lebih leba...

liburan ke rumah keramik

Hari ini saya bawa anak-anak ke rumah keramik F.Widayanto. Lokasinya di Tanah Baru, Depok. Dari Jakarta kita lewat arah Ciganjur, Jagakarsa – gak lewat arah Depok buat hindarin macet. Sampai lokasi bayar tiket masuk Rp 10 ribu perorang. Kita ambil paket yang tanah liat 300 gram saja dengan harga Rp 75ribu per anak. Ada juga paket lengkap yaitu tanah liat 300 gram, game anak plus makan siang seharga Rp 125 ribu, tapi kita gak ambil paket ini.. mahal euy! . Pertama-tama instruktur mengajarkan cara membuat kucing dari cetakan tanah liat. Setelah penjelasan selesai, anak-anak diminta memilih cetakan yang ada sesuai pilihan masing-masing. Langsung deh ada yang ngambil cetakan kupu-kupu, kura-kura, harimau, bunga, kodok. Semuanya terlihat semangat mengerjakan keramik.Dari 300gram tanah liat tersebut ada yang bisa bikin 3 sampai 5 bentuk tergantung besar kecilnya cetakan.  Tips : kalo mau buat lebih banyak cari cetakan yang ukuran sedang saja , si adek hanya bisa buat 3 macam saja karena ...

keramik hijau dop

Mestinya I Made Durya menjadi guru karena dia lulusan Pendidikan Guru Agama Hindu tahun 1985/1986. Tetapi, jalan hidupnya jauh dari profesi itu. Dia malah menjadi perajin keramik yang relatif populer di Bali. Hasil produksinya, bahkan, sudah diekspor ke Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Jepang. Waktu itu, lulusan PGA (Pendidikan Guru Agama) langsung diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil). Tetapi, giliran saya selesai sekolah, eh, pengangkatan guru agama tidak ada lagi. Ya, akhirnya saya jadi perajin,” kata Durya, panggilannya, sambil tertawa ketika ditemui di bengkel kerjanya, Banjar Pamesan, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Desa Pejaten memang dikenal sebagai sentra industri gerabah yang memproduksi peralatan rumah tangga dan perlengkapan untuk upacara keagamaan. Perkembangan zaman telah memaksa perajin beralih memproduksi genteng dengan merek Genteng Pejaten. Produksi genteng itu dipasarkan di Pulau Bali dan Lombok. Belakangan, para pemuka Des...

Risman Wijaya Keramik, Gerabah Antik dari Plered

Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat sudah cukup lama dikenal masyarakat di wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta sebagai sentra produksi keramik dan gerabah.  Bahkan, produk keramik dan gerabah dari Plered, Purwakarta sudah sejak lama dikenal kalangan pembeli dari luar negeri. Produk keramik dan gerabah Plered pun sudah mampu menembus pasar ekspor di sejumlah negara. Namun sayangnya, mengingat kebanyakan industri keramik dan gerabah di Plered, Purwakarta umumnya masih tergolong industri kecil menengah atau lebih tepat lagi merupakan industri rumahan (home industry), maka kemampuan permodalan maupun pemasarannya pun masih sangat terbatas. Karena itu, untuk menutupi berbagai kekurangan dan menggalang kekuatan di antara sesama produsen keramik gerabah skala kecil menengah di Plered, H. Eman Sulaeman SPd. (38 tahun), pengusaha sekaligus pemilik industri keramik/gerabah RWK (Risman Wijaya Keramik), mengambil inisiatif untuk membentuk klaster industri ker...

Kulit Telur untuk Mempercantik Produk Keramik

Produk keramik sudah banyak dikenal masyarakat sejak ratusan tahun lamanya. Namun produk keramik yang dihias dengan tempelan kulit telur unggas baru dikenal masyarakat pada dekade tahun 1990-an akhir.  Adalah Dwiyono, seorang seniman dan perajin keramik yang pertama kali mengembangkan pemanfaatan kulit telur sebagai bahan untuk menghias dan mempercantik produk keramik. Ide awal Dwiyono untuk memanfaatkan sisa sampah dapur berupa kulit telur itu datang begitu saja secara tidak sengaja. Pada suatu waktu di tahun 1995 Dwiyono secara tidak sengaja menginjak kulit telur sisa pembuatan nasi goreng di dapur rumahnya. Dari pecahan kulit telur yang terinjak tersebut, Dwiyono melihat motif-motif pecahan kulit telur yang menarik.  Dari situ timbulah ide untuk mencoba memanfaatkan pecahan kulit telur tersebut dalam produk keramik yang sedang digandrungi Dwiyono. Pecahan kulit telur tersebut kemudian ditempelkan dengan lem pada produk keramik untuk memunculkan motif gambar ter...

Seni Kerajinan Keramik Bernilai tinggi

Gunawan (42) mencelupkan kuas ke dalam glasir berwarna kuning yang diwadahi baskom di hadapannya. Lempung kering kecoklatan di tangan kirinya pun menanti untuk diwarnai.  Setengah langkah lagi lempung kering itu akan merupa  Kerajinan Keramik  dengan harga tinggi di pasaran. Gunawan yang akrab dipanggil Igun mengelola usaha Elina Keramik dengan sepupunya, Elina Farida (45), sejak tahun 1996. Dari mulanya sekadar coba-coba, kini usaha kerajinan keramik itu mampu meraup omzet lebih dari Rp 10 juta per bulan. Puluhan orang terlibat di sana. Hambatan usaha kerajinan keramik ialah persoalan bahan baku dan pemasaran. Kemauan dan kerja keras menjadi kunci untuk lolos dari segala kesulitan, ujar Igun. Di tengah krisis finansial saat ini, Igun mengaku tidak mengalami banyak kesulitan. Sebab, pasar produknya masih lokal. Meskipun bersaing dengan produk impor dari China yang lebih murah, produkKerajinan Keramik Igun punya pasar dan pelanggan tersendiri. Igun ...

masyarakat mengenal produk kerajinan keramik

Sudah beradab-abad lamanya masyarakat mengenal produk kerajinan keramik, baik sebagai karya seni murni yang dapat dinikmati keindahannya maupun sebagai produk perkakas yang memiliki fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Kini kalangan produsen keramik memadukan antara unsur keindahan dengan unsur kegunaan dari barang keramik tersebut. Hal lain yang juga sangat penting diperhatikan oleh kalangan produsen keramik agar produk keramiknya bisa laku di pasar adalah bagaimana menciptakan produk keramik yang menarik dan disukai oleh kalangan konsumen dari berbagai kelompok masyarakat, terutama mulai dari kelompok konsumen anak-anak, remaja hingga kelompok konsumen dewasa. Konsep pengembangan produk keramik yang dapat disukai oleh kalangan konsumen mulai dari kalangan anak-anak, remaha hingga orang dewasa itulah yang kini dilakukan Yetty V. Tamsil dengan Studio Gallery Kollekannya. Berbagai produk keramik hasil pengembangan Gallery Kollekan ternyata banyak mendapat sambutan kalang...

melihat langsung cara membuat kerajinan keramik

Gunawan (42) mencelupkan kuas ke dalam glasir berwarna kuning yang diwadahi baskom di hadapannya. Lempung kering kecoklatan di tangan kirinya pun menanti untuk diwarnai. Setengah langkah lagi lempung kering itu akan merupa Kerajinan Keramik dengan harga tinggi di pasaran. Gunawan yang akrab dipanggil Igun mengelola usaha Elina Keramik dengan sepupunya, Elina Farida (45), sejak tahun 1996. Dari mulanya sekadar coba-coba, kini usaha kerajinan keramik itu mampu meraup omzet lebih dari Rp 10 juta per bulan. Puluhan orang terlibat di sana. Hambatan usaha kerajinan keramik ialah persoalan bahan baku dan pemasaran. Kemauan dan kerja keras menjadi kunci untuk lolos dari segala kesulitan, ujar Igun. Di tengah krisis finansial saat ini, Igun mengaku tidak mengalami banyak kesulitan. Sebab, pasar produknya masih lokal. Meskipun bersaing dengan produk impor dari China yang lebih murah, produkKerajinan Keramik Igun punya pasar dan pelanggan tersendiri. Igun menghadapi krisis finansial denga...

keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi

Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Kamus dan ensiklopedi tahun 1950-an mendefinisikan keramik/ceramic sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik(pernak pernik) berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat. (Yusuf, 1998:2). Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan baku keramik/ceramic yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik/pernak pernik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedik...